Panembahan Muda Datu Aling (Datu Muning) “Gerakan Muning: Sebuah Gerakan Sosial di dalam Perang Banjar” Tahun 1859-1863

Judul Buku:
Panembahan Muda Datu Aling (Datu Muning) “Gerakan Muning:
Sebuah Gerakan Sosial di dalam Perang Banjar” Tahun 1859-1863
Penulis:
Nanang Dikhyah Ardiansyah, S.Ag., S.Sos.I., MA.
Ukuran:
15 x 21 cm
Jumlah Halaman:
92
Cover:
Soft Cover
Perang Banjar yang berlangsung cukup lama yaitu dari tahun 1859- 1905 telah melibatkan banyak pejuang, namun dalam peristiwa itu Pangeran Antasari yang dipandang lebih berperan didalamnya. Datu Aling yang di kenal dengan Datu Muning dari wilayah Muning, Tapin merupakan tokoh pejuang yang mempunyai peran cukup besar dalam melawan pemerintah kolonial Belanda khususnya menjelang dan saat meletusnya Perang Banjar. Pangeran Antasari dan Sultan Kuning (anak Datu Aling) beserta pasukannya dari Muning, Penyerang Tambang Batu Bara dan Benteng Oranje Nassau di Pengaron pada tanggal 28 April 1859. Demikian juga peran Datu Aling dalam usaha menempatkan kembali Pangeran Antasari untuk menduduki tahta di kesultanan Banjar sebagai sultan, Datu Aling mempunyai andil yang cukup besar juga didalamnya. Oleh karena itu, dengan diterbitkannya buku ini kami berharap dapat membuka wawasan kita tentang besarnya peranan Datu Aling dalam perang Banjar.
